KEANGGOTAAN KAMI

KEANGGOTAAN KAMI

CHARIMAN

EXECUTIVE DIRECTOR

CO - CHAIRMAN 1

CO - CHAIRMAN 2

GOVERNMENT & POLICY

TECHNICAL & DEVELOPMENT

COMMUNICATION & MEDIA

PT. NS Bluescope Indonesia

PT BlueScope Steel Indonesia (PT BSI) merupakan anak perusahaan BlueScope Steel Limited yang didirikan pada tahun 1994. Perusahaan menggunakan mesin metal coating line 1 (MCL 1) dan mesin painting di Cilegon. Kapasitas mesinnya adalah 120.000 Ton. Untuk mendapatkan akses ke teknologi baru dan membantu memperluas jangkauan pelanggan yang lebih luas di luar Australia karena meningkatnya permintaan baja lapis, maka BSI diperluas dengan kapasitas mesin tambahan yang merupakan MCL 2 untuk 180.000 Ton. Pada tahun 2013, BlueScope Steel Limited bekerja sama dengan Nippon Steel Sumitomo & Metal Corporation sehingga PT BSI berubah nama menjadi PT NS BlueScope Indonesia. Bapak Simon Andrew Linge selaku Ketua IZASI saat ini menjabat sebagai Country President Indonesia di PT. NS BlueScope Indonesia. Merek mereka yang terkenal adalah Zincalume dan Colorbond yang memiliki standar emas tahan korosi dan umur panjang.

PT. Saranacentral Bajatama, Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB) didirikan pada tahun 1996. Perusahaan milik Sarana Steel Group ini didirikan pada tahun 1970 dan telah membangun reputasinya yang kuat di industri baja di seluruh dunia. Kapasitas mesinnya mencapai 150.000 Ton. Bapak Handaja Sutanto sebagai Bendahara di IZASI saat ini menjabat sebagai CEO di PT. Saranacentral Bajatama Tbk. Sarana adalah salah satu pelopor dalam memproduksi lembaran baja galvanis berkualitas terbaik. Kemudian, karena perkembangan teknologi, Sarana juga memproduksi baja lapis seng-aluminium, mereka juga memproduksi lembaran dilapisi Zinc - Alumunium yang diberi nama Saranalum, dan juga memiliki baja berlapis warna yang diberi nama Saranacolor.

PT. Sunrise Steel

PT. Sunrise Steel adalah perusahaan swasta. Sunrise Steel didirikan pada tahun 2008. Zinc - Alumunium line 1, kapasitas mesinnya adalah 120.000 Ton. Kemudian mereka meningkatkan kapasitas mesin menjadi 260.000 Ton. Karena kenaikan permintaan baja lapis, pada tahun 2017 Sunrise Steel diperluas dengan kapasitas mesin tambahan yaitu Zinc - Alumunium line 2 seharga 140.000 Ton. Jadi, total kapasitas mereka sekitar 400.000 Ton. Bapak Henry Setiawan selaku Sekretaris IZASI saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Sunrise Steel. Zinium adalah salah satu produk perusahaan yang diproduksi menggunakan teknologi terbaru dalam industri baja lapis baja, didukung oleh teknologi untuk pembuat peralatan industri dunia.